Pemimpin yang Sengaja Salah Dipilih

Pemimpin yang Sengaja Salah Dipilih

Rakyat menyambut dan mengelu-elukankannya. Mereka ‘digerakkan’ oleh para petualang politik. Tokoh itu pun berorasi dalam pencitraannya sebagai pemimpin pro rakyat, di atas kuda kebesarannya. Padahal sesungguhnya, dia tidak lebih dari penjual obat penumbuh rambut – itu pun palsu – yang ditemukan di pinggiran jalanan kota, oleh politikus dungu; dalam rangka kunjungan di desa yang rakyatnya terbohongi.

Negara Tak Hadir Dalam Produksi Film

Sejak era Reformasi (1998) hingga tahun 2021, sepanjang kurang lebih 22 tahun, negara melalui perusahaan filmnya bernama Perum PFN (Perusahaan Film Negara), hanya memproduksi satu film cerita  berjudul Kuambil Lagi Hatiku (2019).  Ini menjadi potret kehadiran negara dalam penyelenggaraan perfilman nasional melalui produksi. Walau sering dislogankan bahwa film adalah membentuk jatidiri bangsa dan sebagai media ketahanan budaya bangsa, namun negara semasa Reformasi hingga tahun 2021 ini tidak menganggap sangat perlu untuk memproduksi film.

Negara Tak Hadir Dalam Produksi Film

Sejak era Reformasi (1998) hingga tahun 2021, sepanjang kurang lebih 22 tahun, negara melalui perusahaan filmnya bernama Perum PFN (Perusahaan Film Negara), hanya memproduksi satu film cerita  berjudul Kuambil Lagi Hatiku (2019).  Ini menjadi potret kehadiran negara dalam penyelenggaraan perfilman nasional melalui produksi. Walau sering dislogankan bahwa film adalah membentuk jatidiri bangsa dan sebagai media ketahanan budaya bangsa, namun negara semasa Reformasi hingga tahun 2021 ini tidak menganggap sangat perlu untuk memproduksi film.

Masa Depan Bioskop Makin Tak Pasti

Industri bioskop menjadi salah satu sektor yang masa depannya semakin tidak pasti, sebagai perubahan gaya hidup dari dampak Pandemi Corona, bahkan seandainya wabah Covid-19 akan berlalu . Secara global, sepanjang tahun 2020 lalu industri ini diperkirakan mengalami kerugian mencapai USD 32 miliar atau sekitar Rp451,44 triliun, dengan pendapatan menurun hingga 71 persen. Salah satu perusahaan jaringan bioskop dunia AMC, sedang ancang-ancang, jika saham yang sekarang diobral tidak mencapai kebutuhan juga, pada tahun 2021 ini AMC akan siap-siap gulung tikar.

Serial Scandal mulai tayang

Film seri buatan Indonesia untuk media streaming  berjudul Scandal, mulai tayang 10 Februari 2021. Ini merupakan serie yang diperuntukkan untuk media streaming Vidio, dibintangi Atikah Hasiholan, Ibnu Jamil, Maddy Slinger. Judulnya sama dengan serial TV drama politik Amerika yang dibintangi oleh Kerry Washington.

Melihat Indonesia, Merawat Ingatan

Melihat Indonesia, melalui film. Benda-benda film. Arsip perfilman. Melihat Indonesia, dari arsip film, tentang masa lalu, masa sekarang, untuk memperkirakan masa yang akan datang. Melaluia arsip merawat ingatan; agar terhindar dari dungu -- kesemrawutan berpikir yang nyambung satu sama yang lain. Karena arsip tidak mampu membohongi dirinya sendiri, karena arsip tak pernah bohong; darinya kita bisa melacak kebenaran. Melihat Indonesia, Merawat Ingatan, Melawan Dungu, Tanpa Bohong.

Sutradara Ackyl Anwari meninggal

Sutradara dan Penulis Skenari Ackyl Anwari meninggal dunia Ahad, 7 Februari 2021 di Depok, Jawa Barat. Menurut putra keduanya, Zendi Agung Permana, Ackyl Anwari sempat dilarikan ke RSUD Depok karena sakit di bagian perut, namun di tengah perjalanan menuju RS diduga sudah meninggal sehingga sesampai di RS dinyatakan sudah meninggal.

“Sekitar tiga bulan lalu sempat dirawat di rumah sakit karena gangguan pernafasan. Namun tidak lama dua minggu sudah diperbolehkan pulang,” kata Zendi.

Anugerah Sinematek 2021

Anugerah Sinematek 2021 digelar 30 Maret 2021 sekaligus Perayaan Hari Film Nasional 2021 - 71 Tahun Film Indonesia. Anugerah Sinematek terdiri dari Honorary Awards, Excellence Awards, Legend Awards. Honorary Award adalah penghargaan atas peranserta dan kesadaran terhadap pengarsipan film sebagai aset budaya. Excellence Award adalah penghargaan untuk Film Terbaik dengan Nilai Kearsipan Tinggi sebagai Aset Budaya. Legend Award adalah penghargaan untuk tokoh dengan dedikasi sepanjang hidup disertai pewarisan profesi film.

KEPALA SINEMATEK

Akhlis Suryapati, yang juga pernah menjadi wartawan dan redaktur majalah ‘Film’ dan ‘Serasi’ serta suratkabar ‘Terbit’ (Pos Kota Grup), secara resmi menggantikan Adisoerya Abdi sebagai Ketua Sinematek Indonesia yang dirintis Drs. Asrul Sani (alm) dan Misbah Yusa Biran (alm). Akhlis memimpin lembaga Pusat Data dan Informasi Perfilman Sinematek Indonesia selama periode 2019 – 2021 mendatang. Sinematek Indonesia (SI) adalah pusat arsip dan data film pertama di Asia Tenggara dan dikelola oleh swasta, yakni oleh Yayasan Pusat Perfilman H Usmar Ismail (YPPHUI).

Pages